Belajar Matematika Dengan Menggunakan Alat Bantu

Belajar adalah proses untuk merubah tingkah laku sehingga diperoleh pengetahuan dan ketrampilan yang lebih dari sebelumnya. Belajar pada prinsipnya adalah menunjukkan perubahan, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak tahu menjadi tahu, dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. Proses belajar adalah proses perubahan yang tidak akan ada habisnya.

Setiap manusia pasti selalu membutuhkan perubahan, oleh karena setiap manusia pastilah belajar. Ada banyak metode-metode belajar yang dapat dilakukan. Pemilihan metode belajar ini disesuaikan dengan gaya dan kebutuhan masing-masing individu. Belajar memasak tentu berbeda dengan belajar naik sepeda. Demikian juga belajar matematika, tentu akan berbeda dengan belajar bahasa Indonesia.

Siswa memiliki caranya sendiri dalam belajar. Ada siswa yang belajar matematika dengan melatih diri untuk mencoba berbagai soal namun ada juga siswa yang belajar hanya dengan memperhatikan guru menjelaskan. Perbedaan gaya belajar ini tidak menjadi masalah, karena siswa menyesuaikan cara belajar dengan kemampuan yang mereka miliki.

Namun, ada cara belajar unik yang bisa diterapkan oleh siapapun dan dalam berbagi bidang, yaitu belajar matematika dengan menggunakan alat bantu.

Belajar dengan alat bantu memudahkan siswa untuk mengerti dan memahami konsep suatu permasalahan, tak terkecuali matematika. Alat bantu yang dapat digunakan dalam belajar matematika adalah dengan menggunakan magic card atau kartu ajaib.

Kartu-kartu ini dapat disebut ajaib karena di dalamnya memuat konsep-konsep dasar matematika yang perlu dipahami oleh siswa. Dengan menggunakan kartu ini siswa akan terlibat secara aktif sehingga ia dengan sendirinya berpartisipasi dalam proses belajarnya.

Bagaimana caranya belajar dengan kartu ajaib?

Kartu-kartu tersebut haruslah dibuat sendiri oleh siswa untuk hasil yang maksimal. Cara membuatnya adalah dengan membuat kartu dengan ukuran yang sekiranya bisa masuk ke saku baju seragam. Kartu ini terdiri dari dua sisi. Pada sisi depan, siswa dapat menuliskan judul dari konsep matematika yang ingin diketahui lebih dalam, misalnya bangun ruang kubus. Di sisi yang lain, di bagian belakang siswa dapat menuliskan rumus atau informasi tambahan sesuai kebutuhan. Jadi akan ada tulisan di semua sisi kartu.

Siswa dapat membuatnya sambil bersantai atau dibuat bersama teman-teman secara berkelompok. Semakin banyak bahasan yang dituangkan dalam kartu, secara tidak langsung siswa telah belajar pelajaran matematika melalui kartu tersebut.

Kartu yang sudah selesai dibuat, dapat dibawa oleh siswa di saku-saku baju mereka. Jika ada waktu luang seperti sedang menunggu pergantian jam, istirahat, atau menunggu jemputan, para siswa dapat membawa kartu tersebut. Pelajari satu kartu di bagian depan, ingat-ingatlah apa yang ada di bagian belakang kartu. Bagian belakang kartu fungsinya hanya membantu siswa untuk melakukan pengecekan kebenaran pemahaman siswa.

Jika ini dilakukan terus menerus, tentu siswa akan mudah memahami konsep-konsep matematika karena dilakukan dengan santai dan tidak menuntut banyak waktu.

Matematika adalah pelajaran yang menyenangkan apabila kita menemukan cara dan metode yang tepat untuk mengurai simbol-simbol yang terdapat dalam konsep-konsepnya.

Satu tanggapan untuk “Belajar Matematika Dengan Menggunakan Alat Bantu

  • Dra. Rochmiani Netty
    24/03/2015 pada 8:59 pm
    Permalink

    Terima kasih Ibu atas informasinya. Menurut saya, siswa harus membaca artikel ini dan langsung mempraktekannya pada mata pelajaran Matematika termasuk untuk mata pelajaran lainnya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five − one =


Dapatkan info terbaru!

Selalu terhubung dengan kami, untuk mendapatkan informasi paling baru mengenai media eksplorasi untuk anda, anak dan keluarga.
Alamat Email
Aman dan Rahasia