Ceria dalam Warna

Bahagia sekali, Jagaddhita mendapatkan kesempatan untuk melakukan aktivitas bersama dengan teman-teman di SDN Triyagan 02 Sukoharjo dalam rangka mengenalkan budaya unggul bangsa Indonesia agar anak-anak dapat menjadi insan Indonesia yang memiliki karakter kebangsaan.

Mengambil tema “Membaca Buku, Membuka Jendela Dunia”, Jagaddhita menggunakan semangat tersebut untuk merancang kegiatan yang edukatif, ceria dan syarat makna, dalam suatu kegiatan yang diberi nama Ceria dalam Warna.

Ceria dalam Warna adalah kegiatan yang melibatkan anak-anak untuk dapat bekerja sama dan memunculkan keunikan dalam diri melalui media seni. Seni adalah sebuah media bahasa komunikasi universal. Melalui eksplorasi seni, anak-anak diharapkan dapat mengekspresikan dirinya secara maksimal. Dalam kesempatan ini, jagaddhita mengajak anak-anak untuk mewarnai sebuah bidang gambar.

Ceria dalam Warna merupakan kegiatan yang dimaksudkan melatih dan mengasah jiwa seni anak sekaligus melatih mereka untuk mengenal diri sendiri melalui kebersamaan dan kerjasama dalam mewarnai sketsa secara massal.  Sesuai dengan tema yang diambil oleh jagaddhita, sketsa yang diwarnai adalah gambaran bahwa buku adalah jendela dunia. Mewarnai buku sebagai jendela dunia, berarti pula mewarnai pertumbuhan kecintaan pada membaca buku dalam hati setiap anak.

Kegiatan ini dimulai dengan memberikan semangat kepada anak-anak untuk bersama dan bergembira melalui permainan sederhana pemecah kebekuan, yaitu tangkap payung. Mereka tampak gembira terlebih bagi anak yang berhasil menangkap payungnya. Anak-anak belajar untuk fokus dalam mendengarkan dan menghargai orang lain dalam permainan ini.

Ceria dalam Warna

Kegembiraan berlanjut di luar ruangan dalam permainan selanjutnya. Anak-anak belajar mengenal diri sendiri dimulai dari bagian-bagian tubuh dan berlanjut pada karakter yang lain melalui permainan wujud kita bersama. Selain mengeal diri sendiri, permainan ini juga dapat dilakukan untuk membagi kelompok secara acak.

Kelompok yang sudah terbagi secara acak, menempati posisi didampingi kakak pemandu masing-masing untuk memulai kegiatan inti, yaitu Ceria dalam Warna. Anak-anak mendapatkan satu kertas untuk diwarnai secara bersama-sama.

Untuk menambah keceriaan kegiatan jagaddhita memberikan tantangan dan limitasi pada bahan-bahan yang digunakan. Setiap kelompok yang terdiri dari sepuluh anak, hanya diberi kuas gambar sebanyak empat buah dengan hanya 5 warna, yaitu merah, kuning, biru, putih, dan hitam. Harapannya, anak-anak dapat memunculkan ide kreatif mereka dalam menghadapi permasalahan secara bersama-sama dalam kelompok melalui kerjasama yang bagus.

Setelah kurang lebih satu jam berlalu, limitasi bahan tersebut tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk berkreasi karena mereka menemukan cara mencampur warna dari kelima warna yang ada. Kendala kuas gambar diselesaikan melalui keunikan mereka sendiri, salah satunya dengan menggunakan tangan untuk mencampur warna dan menggunakan ranting daun untuk memulas warna tersebut ke kertas.

Banyak keunikan terjadi selama acara. Anak-anak dengan segudang kreativitasnya berhasil menemukan cara yagn tak terduga untuk menyelesaikan sauatu tugas. Memberikan anak kebebasan eksplorasi yang bertanggung jawab telah memunculkan karakter unggul mereka, yaitu kreativitas dalam suatu bentuk kerjasama.

Hingga akhirnya, kegiatan Ceria dalam Warna ini selesai sudah, jagaddhita menutup acara dengan memberikan buku-buku ilmu pengetahuan agar anak-anak dapat membuka jendela dunia melalui buku yang dibacanya.

Semoga semua keceriaan yang sudah mengalir dalam jiwa anak-anak dapat diteruskan dengan keceriaan dalam membuka setiap lembar buku yang diberikan.

 

Salam jagaddhita!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + ten =


Dapatkan info terbaru!

Selalu terhubung dengan kami, untuk mendapatkan informasi paling baru mengenai media eksplorasi untuk anda, anak dan keluarga.
Alamat Email
Aman dan Rahasia