Apakah saya depresi?

Srifany Wulansari asked 3 bulan ago

Malam, saya mau cerita. Jujur, beberapa bulan ini, saya malas melakukan sesuatu hal yang sudah saya rencanakan. Biasanya saya akan langsung melakukannya. Tapi sekarang, saya hanya bisa membuat rencana, tapi tidak bisa melaksanakannya. Saya juga sering merasa fruatasi dengan rutinitas saya, seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar dsb. Sekarang, saya lebih sering menunda nunda. Contohnya, saat saya memiliki tugas, saya selalu menundanya. Padahal dulu saya tidak seperti itu. Terkadang saya merasa lelah dengan tugas tugas yang diberikan oleh guru saya. Saya juga merasa tertekan dengan beberapa guru saya, saya sering merasa kalo guru tersebut tidak menyukai saya. Karna saya dekat dengan salah satu guru. Sebut saja guru itu Bunda. Saya tidak tau guru itu membenci saya karna saya dekat dengan Bunda  atau karna hal lain. Tapi saya sering merasakan hal tersebut. Karna banyak yang mengatakan, bahwa guru itu iri dengan Bunda. Contoh, dari sekian banyak murid di kelas, saya selalu menjawab pertanyaan guru saya, walau jawaban saya tidak selalu benar, tapi saya paling sering menjawab dan kebanyakan jawaban saya benar. Tapi saat pembagian rapot, nilai yang diberikan guru tersebut tidak sesuai harapan saya. Saya merasa beliau melakukannya karna beliau tidak menyukai saya. Itu terlihat dari tatapan matanya terhadap saya. Bukan hanya guru itu, ada beberapa guru yang saya rasa tidak suka saya dekat dengan Bunda. Saya tidak tau apa penyebabnya. Karna nilai tersebut, saya merasa marah pada diri saya, saya merasa tidak berguna. Saya terkadang sering mengutuk guru guru tersebut. Bukan hanya itu, beberapa bulan ini saya sering menangis, di saat saya sendirian, saya selalu merasa sedih. Bahkan saya sampai menangis sesegukan. Padahal saya sebelumnya baik baik saja. Saya juga pernah merasa ingin mati, tapi saya tidak berani melakukannya. Karna saya selalu ingat tuhan. Terkadang saya merasa, jika saya mati, saya ingin tau seperti apa reaksi keluarga saya, reaksi teman teman saya, guru guru saya. Apakah mereka merasa terpukul, sedih, atau biasa saja. Sering saya memikirkan hal itu. Disaat saya naik kendaraan bermotor, saya sering membayangkan kalau saya mengalami kecelakaan. Tapi untungnya itu semua hanya bayangan. Saya dekat dengan ibu saya, tapi tidak dengan ayah saya. Ayah saya adalah tipe orang yang tidak terlalu memperlihatkan kepeduliannya terhadap anaknya. Ayah saya juga sering memarahi saya, padahal niat saya hanya bercanda, tapi ternyata ayah saya dalam suasana hati yang buruk. Saya memang dekat dengan ibu saya, tapi tidak dengan kedekatan batin. Jujur, saya ingin sekali menangis di pelukan ibu saya. Tapi, ibu bukan orang yang seperti itu. Beliau tidak pernah menanyakan tentang perasaan saya. Beliau juga lebih mementingkan kecintaannya pada suatu hal dari pada saya. Sekarang saya juga mudah emosi. Saya juga susah mengendalikan emosi saya. Apakah saya sekarang sedang mengalami depresi? Sekian cerita tentang masalah saya, mohon bantuannya. Terima kasih