Tika asked 6 bulan ago

Akhir-akhir ini saya sudah kehilangan semangat untuk menjalani aktifitas dan rutinitas (kerja), saya masih terhitung anak baru di tempat kerja. Namun, saya merasa, saya tidak mengalami perkembangan yang berarti. Saya sudah terbiasa dengan presure tetapi untuk case ini, saya rasa saya mulai kehilangan diri saya. Saya selalu merasa lelah, ingin mengakhiri semuanya. Saya tidak ingin bertemu dengan semua orang di kantor. Saya hanya ingin tidur di kos atau menelepon orang tua. Jika saya sedang di luar (sudah bukan jam kantor) pikiran saya selalu terbayang akan atasan saya yang selalu marah2 walaupun sudah bukan jam kantor. Apakah ini resiko bekerja? Untuk info, saya bekerja lebih dari 10 jam setiap harinya selama 6 hari. Dan terkadang atasan saya selalu meminta bahan pekerjaan di luar jam kantor. Saya merasa urusan kantor merupakan terror yang tidak akan berakhir kecuali dengan resign. Saya selalu salah di mata atasan saya walau saya telah melakukan yang terbaik. Saya jadi bingung dan saya semakin lelah untuk menjalani hari. Pikiran dan niat negatif selalu muncul padahal awalnya saya bukan tipe orang pendendam. Awal bekerja, saya selalu tersenyum setiap pagi dengan niat agar semua orang mendapat kekuatan positif dari senyuman. Namun makin kesini, saya makin tidak bisa tersenyum. Untuk tertawa pun rasanya saya sangat merasa hati2. Karena satu detik saya tertawa, satu detik kemudian muncul teror teror lain yang siap melenyapkan tawa saya. Memang, bekerja penuh risiko. Akan tetapi, apalah arti bekerja jika tidak mendapat kenyamanan bahkan selalu dibuat tidak nyaman. Saya sempat berpikir, apakah saya sengaja dibuat tidak nyaman agar segera mengajukan pengunduran diri? Karena saya sudah tidak akan ada benarnya di mata atasan saya. Saya selalu salah.