Kiat Melatih Keberanian dan Kemandirian Pada Anak

Anak-anak perlu dilatih untuk berani dan mandiri sejak dini. Latihan ini adalah wujud kasih sayang orangtua, dalam menyiapkan anak menghadapi dunia. Bagaimana caranya? Berikut kiat melatih keberanian dan kemandirian pada anak.

Menumbuhkan rasa percaya antara anak dan orangtua

Kepercayaan orangtua kepada anak akan menumbuhkan rasa percaya anak pada dunia. Anak akan merasa aman untuk melakukan kegiatan yang disukainya.

Anak akan lebih berani dalam menghadapi tantangan, tanpa banyak melibatkan orangtua. Kemandirian akan terbentuk seiring dengan keberaniannya  menyelesaikan persoalannya.

Memberikan tanggungjawab kepada anak

kiat melatih keberanian dan kemandirian pada anak

Sumber: republika.co.id

Orangtua perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan hal yang sekiranya dianggap belum mampu. Kegiatan ringan yang dapat dijadikan contoh adalah memberi kesempatan anak untuk ikut menyiapkan makan bersama.

Walaupun anak mungkin belum mampu sepenuhnya, orangtua tidak perlu risau dan terlalu memberi komentar. Anak yang diberi tanggung jawab, akan belajar untuk melakukan sebaik mungkin. Apresiasi orangtua terhadap tindakan anak, dapat menjadi semangat bagi anak untuk mengambil tanggung jawab lebih sejak dini. Keberanian dan kemandirian pun akan mulai terbentuk.

Memberi contoh kepada anak

Anak akan selalu mencontoh apa yang dilakukan orangtua, maka orangtua perlu pula memberi contoh sikap berani dan mandiri kepada anak. Jika orang tua tidak suka melakukan hal-hal yang baru, takut menghadapi tantangan maka anak pun akan menjadi seperti orangtuanya.

Oleh karena itu, dengan memberi contoh keberanian dan kemandirian kepada anak, anak akan memahaminya dan semakin mudah melakukan hal tersebut.

Memberikan anak keluasan waktu untuk belajar mandiri tanpa paksaan

Semua yang dilakukan untuk melatih keberanian dan kemandirian anak, memerlukan waktu dan proses. Keberanian dan kemandirian anak akan berkembang secara perlahan, sehingga berilah mereka waktu untuk menguasai hal-hal yang diajarkan. Orang tua bertugas mendampingi dan mengingatkan anak, untuk melakukan hal yang benar tersebut dengan cara yang lembut dan penuh kasih sayang, tanpa banyak kritikan.

 Menetapkan batasan dengan tepat untuk anak

Orangtua tetap harus memberi batasan apa yang boleh dilakukan oleh anak dengan alasan yang logis, sehingga anak dapat menerima alasan orangtua melarang. Apabila orangtua menakut-nakuti anak dengan hal-hal tertentu, ketakutan tersebut akan ditangkap oleh otak anak  sebagai kenyataan yang benar. Keadaan tersebut akhirnya akan mempengaruhi secara negatif perkembangan keberanian dan kemandirian anak.

Jadi, apakah anda siap mencoba kiat melatih keberanian dan kemandirian pada anak?