Mengatasi Kesulitan Komunikasi Dengan Anak

Mengatasi Kesulitan Komunikasi Dengan Anak
Sumber: Kompas.com

Anak adalah sosok mengemaskan paling misterius bagi dewasa di sekelilingnya. Apa yang dipikirkan, apa yang dirasakan, apa yang diimpikan menjadi teka teki yang menarik bagi orangtua. Anak-anak berbicara sesuka hati, bertindak sesuka hati, dan apabila ditanya oleh orangtua pun akan menjawab sesuka hati. Terkadang mereka mau bercerita banyak, terkadang hanya diam saja ketika ditanya, atau terkadang malah tidak menjawab apa yang ditanyakan. Jadi, bagaimana mengatasi kesulitan komunikasi dengan anak ?

Anak belajar dan bermain di luar dugaan orangtuanya. Imajinasi anak dalam memersepsikan dunia seringkali memunculkan tingkah laku aneh yang kurang dimengerti oleh orangtua. Pernahkah membayangkan apa yang ada di dalam pikiran anak ketika sedang bermain air? Atau ketika anak takut pada kegelapan?

Untuk mencoba memahami apa yang sedang dipikirkan anak, hal yang biasanya dilakukan oleh orangtua adalah bertanya. Namun, jangan heran bila orangtua akan kesulitan dalam mendapatkan jawaban dari anak secara jelas.  Oleh karena itu, agar orangtua memahami apa yang terjadi pada anak, orangtua dapat melakukan pengamatan terhadap tingkah laku anak atau sering disebut sebagai observasi.

Observasi  adalah melihat, mengamati kegiatan yang dilakukan anak secara natural di berbagai macam lingkungan yang berbeda baik di lingkungan keluarga, sekolah atau keseharian nya bersama teman-teman. Melalui observasi, orangtua dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang perilaku anak.

Melalui mengamati atau observasi, orangtua dapat memperoleh jawaban dari pertanyaan spesifik dari kondisi anak, karena dapat menyediakan gambaran yang nyata tentang perilaku anak. Sebagai contoh, ketika anak enggan untuk diajak bermain ke luar rumah, namun sang anak tidak menjawab atau bercerita dengan detail mengapa mereka tidak tertarik untuk bermain di luar rumah ketika ditanya. Maka, coba perhatikan lebih seksama kegiatan mereka.

Orang tua mungkin dapat menyadari bahwa permainan komputer mereka yang baru lebih menarik? Atau karena teman yang lain memiliki sesuatu yang dia belum punya? Atau mungkin saja ada perlakuan kurang baik dari teman-temannya?

Dari mengamati, orangtua juga dapat mengetahui banyak hal. Termasuk, juga, bagaimana minat dan bakat anak dari kegiatan sehari-hari anak. ketertarikan anak yang lebih pada suatu objek bisa jadi menunjukkan minat anak. apabila ketertarikan itu menjadi kegiatan yang berprestasi, bisa jadi itu adalah bakat anak. Anak yang tertarik pada gambar kereta api dan seringkali menjadikan gambar yang dilihatnya menjadi objek lukis. Jadi, Ada kemungkinan anak tersebut berbakat dalam hal menggambar, bukan?

Apabila orangtua sering mengamati dengan jeli ketika berinteraksi dengan anak, orangtua dapat mengetahui bagaimana cara mendampingi anak bertumbuh dan berkembang secara lebih baik, sehingga pendampingan dan stimulasi anak untuk tumbuh dan berkembang dapat dilakukan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan anak. Mengatasi Kesulitan Komunikasi Dengan Anak 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + 19 =


Dapatkan info terbaru!

Selalu terhubung dengan kami, untuk mendapatkan informasi paling baru mengenai media eksplorasi untuk anda, anak dan keluarga.
Alamat Email
Aman dan Rahasia