Mengenali Lebih Dini Gejala-Gejala Depresi

Depresi adalah reaksi terhadap tekanan lingkungan yang tidak bisa diterima oleh individu. Penyebabnya bisa beraneka ragam, seperti masalah sekolah, tuntutan orangtua, tekanan teman sebaya, ketidakmampuan financial, maupun konflik pribadi.

Kita harus cermat melihat reaksi tersebut melalui tanda-tanda perubahan perilaku individu yang mengalaminya. Terkadang pola perubahan perilaku tersebut tidak terjadi secara spontan namun terjadi secara berangsur-angsur. Mereka, yang mengalami depresi, menjadi mudah marah dengan intensitas yang sering dibanding biasanya. Amarah mereka meledak walaupun untuk permasalahan yang tidak signifikan mempengaruhi hidup, seperti menu sarapan yang tidak sesuai selera misalnya.

Individu yang mengalami depresi menjadi sensitif terhadap kritikan. Mereka gampang tersulut emosi dengan perkataan atau tanda-tanda yang berkaitan dengannya, seperti sindiran untuk bangun lebih pagi, atau bunyi klakson di jalanan. Hal-hal sepele dapat membuat mereka tersulut emosi hingga mengakibatkan perkelahian.

Di sisi lain, gejala depresi tidak selalu berupa perilaku yang menunjukkan agresivitas. Beberapa individu yang mengalami depresi kadangkala menunjukkan keengganan untuk terlibat dalam suatu aktivitas sosial dengan teman-teman dan kerabat. Mereka lebih senang menyendiri menjauhi teman-teman lama dan cenderung mencari komunitas baru yang tidak mengenal dirinya. Mereka ingin menghilang dari komunitas yang selama ini dikenalnya, dengan membentuk atau bergabung dengan komunitas baru. Namun kemudian melakukan pola yang berulang, menghilang dan membentuk yang baru.

Kemarahan, sensitivitas yang berlebih, kecenderungan menyendiri, menghilang dari komunitasnya, dan ditambah dengan sering merasa kurang enak badan, sakit kepala, sakit perut, demam, namun tidak ada indikasi masalah medis, adalah tanda-tanda depresi yang perlu diwaspadai.

Perlu kepedulian dari kita bersama untuk menciptakan suasana yang kondusif dan menyenangkan bagi keharmonisan lingkungan sosial. Karena depresi dapat berakibat negatif pada kehidupan dan pencapaian tugas-tugas perkembangan dalam rentang hidup seorang individu.

Apabila tidak tertangani, Individu yang depresi bisa menjadi individu bermasalah di rumah, sekolah ataupun tempat kerja, dengan dampak nilai buruk dan kesulitan konsentrasi. Akan muncul rasa rendah diri hingga muncul perilaku yang dapat merugikan diri sendiri, melukai orang lain, hingga menciderai diri sendiri  dengan adanya keinginan untuk bunuh diri.

Deteksi dini sangatlah diperlukan agar gejala-gejala yang ditampakkan dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Keterlambatan dalam mengatasi gejala-gejala tersebut dapat menyebabkan kondisi yang dapat menghambat potensi-potensi positif mereka selanjutnya.

Mengenali gejala-gejala depresi lebih dini berarti pula membantu bangsa kita mempersiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas. Oleh karenanya, cermatlah terhadap perubahan di sekitar kita.

jagaddhita.org - depresi

 

[wc_box color=”inverse” text_align=”left”]

Jagaddhita.org menyediakan psikotes secara online untuk mengenali gejala-gejala depresi. Tes ini diperuntukkan bagi setiap individu yang ingin mengetahui kondisi dirinya secara lebih lanjut. Tes ini bersifat rahasia dan tertutup. Silahkan hubungi kami melalui email di tes@jagaddhita.org (Klik disini!) atau isi form di bawah ini untuk melakukan tes:

* Untuk kebijakan penggunaan psikotes rahasia dan tertutup dapat rujuk dengan klik disini

Nama Anda (wajib)*

Surel Anda (wajib)*

Nomor Telepon

Judul Pesan

Pesan Anda

[mailpoetsignup mailpoetsignup-158 default:on] Saya menyetujui kebijakan yang berlaku

* Semua informasi yang anda berikan adalah rahasia dan tidak akan dipublikasikan.

[/wc_box]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + 14 =


Dapatkan info terbaru!

Selalu terhubung dengan kami, untuk mendapatkan informasi paling baru mengenai media eksplorasi untuk anda, anak dan keluarga.
Alamat Email
Aman dan Rahasia