Pengembangan Karakter Melalui Olahraga

Sumber: http://itawitari.wordpress.com/

Peringatan Haornas pada tanggal 9 September 2014 menumbuhkan harapan positif  bagi pembangunan karakter bangsa melalui olahraga. Olahraga sebagai salah satu media pembentuk karakter, sudah selayaknya mendapat perhatian khusus baik secara formal ataupun informal.

Semangat ini yang juga sejalan dengan semangat dunia pendidikan, dengan menambah jam pelajaran olahraga di sekolah.  Anak-anak mendapatkan kesempatan berolahraga lebih banyak, sehingga mereka mampu mengasah olah gerak tubuh dengan lebih maksimal.

Tidak ada yg akan menyangkal apabila ddngan berolahraga tubuh dan jiwa kita menjadi lebih sehat. Tubuh dan jiwa yg sehat adalah komponen utama yg wajib ada di setiap anak muda Indonesia. Karakter yg kuat akan pula terbentuk jika tubuh dan jiwa kita sehat.

Kita tidak dapat melihat hanya di permukaan bahwa olahraga membentuk karakter bangsa. Kita perlu melihat lebih dalam, bukan hanya sekadar kita berolahraga, tetapi bagaimana nilai-nilai positif olahraga itu dapat meresap ke dalam jiwa kita.

Bayangkan jiwa nilai positif tersebut sudah kita paparkan sejak dini kepada anak, melalui kegiatan rekreatif seperti olahraga?

Orangtua tidak perlu dengan kemarahan untuk mengajarkan kedisiplinan kepada anak, cukup dengan mengajaknya berolahraga tidak hanya kedisiplinan yang bisa diajarkan, mereka bisa belajar mengekspresikan diri, belajar menghargai waktu, menerima kekalahan dan kemenangan dengan rendah hati, belajar menhargai dan menghormati orang lain.

Semuanya dapat diajarkan melalui olahraga, dengan satu syarat. Syarat tersebut adalah Orangtua wajib menghargai anak sebagai individu yang berbeda dengan dirinya. Anak memiliki cara dan kemampuannya sendiri, jika orangtua tidak bisa menghargai itu, maka apapun medianya, baik itu olahraga atau media yang lain, anak hidup tidak sebagai dirinya sendiri.

Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, karakter bangsa kita tercermin dari karakter setiap anak bangsa. Jika anak-anak hidup dalam mimpi orang lain dan tidak menjadi dirinya sendiri, maka bangsa ini pun akan kehilangan identitasnya.

Bukan lagi menjadi sebuah bangsa yg besar, jika kita hanya bangsa pengekor. Oleh karena, menghargai setiap entitas yang hadir sebagai elemen bangsa ini, walaupun berbeda-beda, adalah sebuah keharusan bagi bangsa ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + 16 =


Dapatkan info terbaru!

Selalu terhubung dengan kami, untuk mendapatkan informasi paling baru mengenai media eksplorasi untuk anda, anak dan keluarga.
Alamat Email
Aman dan Rahasia