Tanda Depresi Pada Anak dan Remaja

Tak hanya orang dewasa, ternyata anak juga dapat mengalami depresi. Berdasarkan data dari penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, angka kejadian depresi pada anak-anak sebesar 2% yang artinya 2 dari 100 anak mengalami depresi.

Berikut berapa tanda-tanda depresi pada anak dan remaja:

  1. Usia prasekolah atau awal sekolah dasar
    Anak kelihatan seperti sakit serius, tidak bersemangat, lekas marah (irritable), bersedih seperti sedang mengalami frustrasi, bahkan dapat sampai mencederai dirinya sendiri.
  2. Usia akhir SD hingga remaja
    Anak memperlihatkan gangguan tingkah laku, bermasalah dengan teman, dan penurunan prestasi belajar. Kadang-kadang bertingkah laku agresif, lekas marah (irritable), dan berbicara tentang bunuh diri.

Diagnosis depresi pada anak dan remaja tidak sejelas seperti pada penyakit lain. Tidak ada tes khusus yang dapat membantu menentukan bahwa seseorang individu menderita depresi atau tidak. Dan sangat sedikit yang dapat ditentukan penyebabnya.

Diagnosis depresi pada anak dan remaja

Untuk mendiagnosis depresi pada anak, dibutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan penderita dewasa. Dalam proses tersebut, orangtua harus terlibat langsung. Hal ini perlu dilakukan, karena orangtua adalah lingkungan terdekat anak dan mampu memberikan observasi yang mendalam mengenai anak.

Anak dan remaja dapat dikatakan depresi, bila sedikitnya ada 5 gejala selama priode 2 minggu pegamatan yang disertai perubahan fungsi berupa:

  1. Alam perasaan terdepresi atau mudah tersinggung
  2. Hilangnya minat atau kesenangan, desertai sedikitnya 4 gejala berikut:
    1. Anak gagal mencapai BB yang diharapkan;
    2. Insomnia atau hipersomnia tiap hari;
    3. Retardasi psikomotor atau agitasi;
    4. Kelelahan atau kehilangan tenaga setiap hari;
  3. Rasa tidak berdaya atau rasa bersalah yang tidak wajar;
  4. Tidak mampu berfikir atau berkonsentrasi;
  5. Pikiran akan kematian yang berulang (recurrent).

Gejala tersebut dapat menimbulkan ganggauan sosial dan akademik. Depresi pada anak yang ditangani semakin dini, melalui konseling bagi anak dan edukasi yang diberikan pada keluarga, akan semakin mempercepat kesembuhan.

Depresi Pada Anak

Sedangkan keterlambatan dalam mendapatkan terapi, memperlama dan mempersulit waktu kesembuhan. Karena gejala depresi pada anak yang masih susah dikenali, akhirnya kondisi ini seringkali tidak terdiagnosis bahkan oleh seorang dokter anak sekalipun. Oleh karena itu disini diperlukan peran orang tua yang kuat yang dapat memperhatikan kehidupan anak setiap harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − eleven =


Dapatkan info terbaru!

Selalu terhubung dengan kami, untuk mendapatkan informasi paling baru mengenai media eksplorasi untuk anda, anak dan keluarga.
Alamat Email
Aman dan Rahasia